FF ” Now, I Can… ” ( Drabble )

23 Agu

482507_475590252495509_2085300811_n

Cast : Lee Donghae ‘ Super Junior ‘ As Himself

          Song Eun Ki

          Jang Dongwoo ‘ Infinite ‘ As Himself

Genre : AU! , G

Dianjurkan sebelum membaca Part ini, sebelumnya membaca Story –>

FF ” One Night ” ( Ficlet )  https://haeeunlines.wordpress.com/2013/08/23/ficlet-one-night/

FF “Close and Lost” ( Ficlet )  https://haeeunlines.wordpress.com/2013/08/23/ff-close-and-lost-ficlet/

FF ” I Can’t Stop… ” ( Ficlet )  https://haeeunlines.wordpress.com/2013/08/23/ff-i-cant-stop-ficlet/

Disclaimer : Fanfict oryginal my work and my imagination ! DON’T COPAS DON’T BASHING !

                 Maaf typo bertebaran dan tidak sesuai EYD …

Maaf jika feel nya kurang di hati readerdeul , hheee

Donghae termangu menatap seorang gadis yang sedang terlelap tidur dengan tenang dihadapannya ini , pria itu mengusap pelan wajah gadis bernama Eun Ki itu . Perlahan Donghae mendekatkan wajah nya kearah wajah gadis itu , dikecup nya singkat dahi gadis itu kemudian kecupan singkat itu mendarat di bibir mungil gadis itu .

“Jaljayo, chagiya.” Donghae membenarkan letak selimut kemudian beranjak pergi dari kamar minimalis itu .

Donghae berjalan perlahan menuju ruang tengah rumah nya , disana terlihat adik sepupu nya Dongwoo sedang menonton televisi . Pria itu duduk disebelah Dongwoo kemudian menyenderkan punggungnya di sandaran sofa .

“Hhaaaahhhhhh…” helaan nafas Donghae .

“Bagaimana keadaan Eun Ki sekarang, hyung?” tanya Dongwoo tanpa mengalihkan pandangan nya pada layar tv . Donghae membenarkan duduk nya kemudian tersenyum tipis .

“Lebih baik dari tadi . Sekarang Eun Ki sudah tidur.” Dongwoo menghela nafas lega mendengarnya . Sebenarnya sejak tadi , dirinya sangat khawatir dengan keadaan Eun Ki tapi untung Donghae pria yang sudah dianggapnya kakak nya sendiri itu datang tepat pada waktu nya .

“Gomawo Dongwoo~ya.” ucap Donghae lagi yang membuat Dongwoo mengalihkan pandangannya menghadap Donghae dengan mengerutkan dahi nya bingung .

“Mwo?”

Donghae tersenyum lembut kemudian menepuk pelan bahu Dongwoo, “Gomawo . Kau sudah menjaga nya dengan baik , aku tahu jika aku selalu merepotkan mu . Tapi aku hari ini benar – benar berterima kasih padamu Dongwoo~ya. Ak…”

“Hyung ! Apa yang kau bicarakan, hyung . Kau tidak usah berterima kasih padaku, hyung . Kau sama sekali tidak merepotkanku , aku benar – benar tulus melakukannya . Eun Ki sudah aku anggap seperti adik ku sendiri . Ahhh anni , mungkin sebentar lagi akan menjadi kakak ipar.”

“Yak!!!”

***oOo***

Donghae mencium aroma wangi nan menggoda dari luar kamar nya . Pria itu dengan cekatan membenahhi kemeja yang dipakainya kemudian bergegas keluar kamar mencari asal aroma yang menusuk indra penciuman nya itu .

Pria itu menuruni anak tangga dengan tergesa seraya memakai dasi dilehernya . Sesampainya dilantai bawah Donghae tersenyum manis mendapat kan seorang gadis tengah sibuk menyiapkan makanan yang membuat aroma wangi makanan buatannya menusuk indra penciumannya .

Donghae berjalan perlahan kearah dapur tempat gadis itu berada dan tidak meneruskan kegiatan memakai dasi nya . Diraihnya pegangan kursi dan menggesernya dengan hati – hati agar tidak mengganggu gadis yang tengah sibuk dihadapnnya ini kemudian mendudukkan tubuh nya dengan hati – hati pula .

“Neomu yeppeo…” gumam Donghae dalam hati seraya tersenyum dan menompangkan kepala dengan sebelah tangan .

Eun Ki nama gadis itu masih belum menyadari keberadaan Donghae kekasih nya saat ini , gadis itu masih sibuk dengan aktivitas memasaknya sampai saat ia memutar tubuh nya berbalik dan mendapati Donghae sedang duduk melihat dan memperhatikannya dengan senyum manis .

“Donghae oppa…” sejenak Eun Ki menghentikan gerakkannya . Gadis itu mengerjapkan mata sipit nya berkali – kali . Terkejut .

Donghae terkekeh kecil melihat raut wajah terkejut dari kekasih nya itu . Kemudian pria itu beranjak dari duduk nya , seraya tersenyum tipis Donghae berjalan mendekati kearah Eun Ki .

“Kenapa berhenti dan menatapku seperti itu, hum?” Donghae menyentil pelan hidung Eun Ki yang membuat gadis itu tersadar .

“Ada apa, chagiya?” pria itu mengacak kepala Eun Ki dengan gemas dan membuat gadis itu mempoutkan bibir nya .

“Sejak kapan oppa berada disini?”

Eun Ki berbalik membelakangi Donghae kemudian melanjutkan kegiatan memasaknya yang sempat tertunda tadi , namun gerakkannya kembali terhenti saat sepasang tangan memeluk pinggangnya dari belakang . Donghae pemilik sepasang tangan itu menaruh dagunya diatas bahu Eun Ki , hembusan nafas pria itu sangat terasa dipermukaan kulit leher Eun Ki yang membuat tubuh gadis itu sedikit kaku .

“Oppa…” lirih gadis itu hampir tidak terdengar . Sesaat kemudian gadis itu menaruh mangkuk dari tangannya kemudian mencoba melepaskan tangan Donghae yang melingkar dipinggang nya . Bukan melepaskan tapi pria itu semakin mempererat pelukkannya .

“Biarkan aku memelukmu seperti ini Eun Ki~ya.” bisik Donghae lembut yang seketika membuat gadis itu menghentikan gerakkannya .

“Oppa,”

“Sudah lama aku tidak memelukmu seperti ini, sejak kejadian beberapa bulan yang lalu dan membuat mu seperti itu, Eun Ki~ya. Jadi biarkan ini seperti ini untuk beberapa menit.”

Ucapan Donghae barusan tepat sasaran dihati Eun Ki . Gadis itu memang menyadari nya jika kejadian itu membuatnya terluka dan terpuruk yang membuat orang – orang disekeliling nya khawatir , terutama pria yang sedang memeluknya saat ini . Eun Ki tahu jika Donghae sudah mencoba berbagai cara untuk menghibur dan menyuruhnya agar kembali menjadi gadis ceria lagi , kembali seperti Eun Ki yang sebelumnya . Ia sadar itu semua , jadi kali ini mulai saat ini juga ia bertekad kembali menjadi Eun Ki yang sebelumnya dan tidak membuat orang – orang yang dicintai nya khawatir lagi .

Eun Ki diam beberapa menit yang kemudian menuruti semua permintaan kekasihnya itu , “Nde, oppa.” lirih gadis itu yang membuat Donghae mengeratkan pelukkannya dan menenggelamkan wajah nya dibahu gadis itu .

***oOo***

Bukan beberapa menit lagi Donghae memeluk Eun Ki melainkan berjam . Sudah terhitung satu jam mereka berpelukkan dengan posisi yang sama .

Dongwoo yang baru saja keluar dan turun dari kamar nya terkejut melihat adegan pagi yang romantis antara Donghae dan Eun Ki didapur . Dongwoo menggelengkan kepala dan berdecak kesal .

“Ish, ckck! Apa yang mereka lakukan sepagi ini. Aigoo…”

Dongwoo mengabaikan pengelihatan nya saat ini dan melanjutkan keperluannya sebelumnya , pria itu berjalan santai menuju almari pendingin . Sepelan mungkin pria itu membuka pintu almari agar tidak mengganggu suasana gila itu , tapi sia – sia saja usaha nya .

“Dongwoo oppa!”

Suasana canggung kini menyelimuti antara Donghae dan Dongwoo yang kini duduk berhadapan di ruang makan . Eun Ki yang masih sibuk dengan kegiatan mempersiapkan makanan hanya diam saja melihat kakak beradik yang saling diam itu sampai saat gadis itu selesai dan tidak tahan melihat dua pria tampan yang saling membungkam mulut nya itu .

“Cha, selesai . Cepat sarapan dan habiskan makanan kalian . Jangan hanya menatap nya saja.” gadis itu mencoba memecahkan suasana canggung antara Donghae dan Dongwoo .

“Nde.” ucap Donghae dan Dongwoo hampir bersamaan yang membuat Eun Ki menggelengkan kepala .

Eun Ki sebenarnya juga merasakan canggung yang luar biasa saat ini . Tapi jika mereka saling diam apa jadinya pagi ini . Gadis itu berusaha menghilangkan rasa canggung nya dengan sibuk menata makanan .

“Apa kalian akan diam seperti ini terus?” perkataan Eun Ki membuat dua pria tampan itu menghentikan gerakkannya dan menoleh kearahnya sesaat kemudian mereka saling bertatapan .

“Aish, kalian membuat selera makanku hilang! Sudah kalian lanjutkan sendiri , kalau sudah selesai bereskan sendiri! Aku mau kembali kekamar.” Eun Ki mulai menormalkan suasana tapi itu berlaku juga pada dirinya sendiri saat ini . Gadis itu menaruh sumpit nya kasar kemudian beranjak dari duduk nya sampai saat sebuah tangan meraih pergelangan tangannya .

“Kau mau kemana?”

“Aku mau kekamar!”

“Andwae, kau tetap disini . Cepat duduk dan lanjutkan makanmu . Ppalli.” Donghae yang mencegah gadis itu , mulai ikut beranjak berdiri .

“Shierro. Aku tidak mau , jika kalian seperti ini.”

“Eun Ki~ya…”

“Mwo?”

“Ppalli duduk!” Donghae memegang kedua bahu gadis itu , memerintahkan agar gadis itu kembali duduk.

“Shierro!”

“Ppalli!”

“Shierro, oppa!”

“Duduk!”

“Hyung~~~”

“MWO??!!”

***oOo***

“Ini semua salah mu hyung!”

“Mwo? Salahku?”

“Nde, salahmu hyung!”

“Aish, kenapa kau menyalahkan aku?”

“Tentu saja , ini salahmu hyung. Kalau saja kau tidak membuat Eun Ki marah seperti itu, pasti aku tidak mencuci dan membersihkan semua ini!”

“Yak! Ini juga salahmu! Kenapa tadi~~”

“YAK ! LEE DONGHAE! JANG DONGWOO! Jangan banyak bicara , cepat kerjakan hukuman kalian!”

“NDE.”

Eun Ki tekekeh menahan tawa nya saat ini . Ia memegangi perutnya yang terasa kram menahan tawa melihat dua pria dengan senyum khas masing – masing itu berdebat saling menyalahkan seraya mengerjakan hukuman darinya .

Sekarang Donghae dan Dongwoo sedang menjalankan hukuman membersihkan dapur yang sebelumnya gadis itu acak – acak sesuka hati akibat kejadian saat sarapan tadi . Bagaimana tidak kesal , dua pria tampan itu membuat nya kesal setengah mati akibat ulah mereka yang membuat gadis itu menahan kelaparan sampai saat ini ia asik menyantap makanan pesanannya .

“Ku rasa kejadian itu membuat Eun Ki semakin galak, hyung.”

“Nde,”

“Aish, kenapa ini susah sekali !”

“YAK!! SUSAH !! DONGWOO~ya kerjakan semua ! Aku lelah!” Donghae meletakkan lap dengan kasar diatas meja kemudian tanpa rasa bersalah pria itu melenggang pergi dengan keringat bercucuran di dahinya.

Dongwoo menghentikan gerakkannya dan melongo saat Donghae pergi meninggalkan pekerjaannya dan melimpahkan semua hukuman padanya.

“YAK! HYUNG! SHIERRO!”

Donghae mengabaikan teriakkan Dongwoo dan tetap melenggang pergi masuk kedalam kamar nya.

“YAK ! HYUNG !”

“AISH , LEE DONGHAE!!!”

END

Aishhh selesai juga *lap keringat

Hheeee ane kembali lagi =_= gimana kah ceritanya ? bingung kah ?

Ancurrr ? pasti . Anehh? tentu . Gak jelas ? Apalagi itu ….

Hhmmm yasudahlah -_- mau gimana lagi , ini my story my imagination , so …

DON’T FORGET RCL … GOMAWO ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: