FF ” Wedding Dress ” ( Sequel ) 1/2

5 Jun

Gambar

Tittle    : Wedding Dress 

Author  : Mediakurnia

              http://www.facebook.com/mediakurnia

              https://twitter.com/medi_oe

Blog : http://www.haeeunlines.wordpress.com

Cast     : Lee Donghae ,

              Song Eun Ki

              Lee Hyuk Jae

              Shin Hyun Ae

Genre   : Sad Romance

Rating  : G

Lenght  : Twoshoot


Disclaimer : Fanfict oryginal my work and my imagination ! DON’T COPAS DON’T BASHING !

                 Maaf typo bertebaran dan tidak sesuai EYD …

KYAAAA author datang membawa ff sequel tapi bisa dibilang bukan sequel … *ngikk

Masih ingat kah DRABBLE // Very Difficult For Me ,, nahhh ini bagian cerita nya , tapi gak sepenuh nya ,,

Maaf jika feel nya kurang di hati readerdeul , hheee

Let’s Reading —>

*******

Terlihat seorang gadis sedang menatap pantulan diri nya dari cermin besar yang ada disalah satu sudut kamar nya dengan tersenyum kecut , bukan tubuh rampingnya yang ia lihat melainkan gaun pernikahan yang ia pakai , gaun itu tampak pas ditubuh nya .

Hyun Ae nama gadis itu , ia benar – benar tak menyangka akan memakai gaun putih yang indah ini . Tapi jauh dilubuk hatinya terselip rasa bersalah yang luar biasa besar nya . Tak seharusnya ia memakai gaun indah ini , tak seharusnya ia berada diposisi ini . Ini semua salah .

Mata indah nya kini mulai mengeluarkan air kesedihan , air itu keluar tanpa henti nya . Hyun Ae memegang dada nya kuat – kuat dengan sebelah tangan . Ia sangat tersiksa dengan perasaan bersalah ini .

Tubuh nya melemas dan sekarang ia jatuh terduduk dilantai , tenaga yang ia miliki tak cukup kuat menahan rasa sesak nya .

“mianhae , jeongmal mianhae .” Lirih nya

Tok tok tok

Terdengar suara pintu diketuk dan tak selang berapa lama terdengar juga suara wanita memanggil nama nya .

“Hyunnie~ya kau sudah siap ?!” tanya seorang wanita . Hyun Ae segera menghapus air mata nya dan mulai bangkit berdiri .

“nde , aku sudah siap . Masuklah .”

Cklekk

Seorang gadis muncul dari balik pintu dengan penampilan sederhana nya , ia melangkah mendekati Hyun Ae dengan tersenyum kecil .

“kau sangat cantik Hyunnie~ya . Tak salah kau memakai gaun ini .”

“Eunnie~ya “ lirih Hyun Ae . Gadis itu hanya tersenyum mendengar nya .

Rasa bersalah itu kembali muncul dihati Hyun Ae , rasa bersalah untuk sahabat nya Eun Ki . Ia telah merebut kebahagian sahabat nya , seharusnya yang berada diposisi ini adalah Eun Ki bukan diri nya .

Tanpa Hyun Ae sadari air mata nya kembali keluar , Eun Ki yang melihat mengerutkan dahi nya .

Eun Ki mengulurkan tangannya menghapus air mata dipipi Hyun Ae , Hyun Ae menundukkan kepala , ia terlalu takut menatap wajah Eun Ki .

“kenapa kau menangis Hyunnie~ya ?!. Riasan diwajah mu jadi rusak kalau kau menangis .” Eun Ki merengkuh tubuh Hyun Ae kedalam pelukannya .

“mianhae , jeongmal mianhae Eunnie~ya .” ucap Hyun Ae lirih . Eun Ki tersenyum kecut , ia tak memungkiri jika hatinya saat ini merasakan sakit yang luar biasa . Bahkan ia ingin menangis sejadi – jadinya saat ini tapi demi sahabat nya ini ia mengurungkan niat nya dan menyingkirkan rasa sakit nya dan menerima kenyataan pahit ini dengan tulus .

“sudah tidak apa – apa , Hyunnie~ya . Aku percaya pada mu .” Eun Ki melepas pelukannya lalu kembali menghapus air mata Hyun Ae .

“Eunnie~ya “

“sudah jangan menangis lagi . Cepat perbaiki riasan mu , sebentar lagi acara dimulai .” Eun Ki menepuk bahu Hyun Ae pelan dengan tersenyum manis . Saat ini ia akan tersenyum untuk moment penting ini .

“hhmmm cepat , aku tunggu di luar .” ucap Eun Ki pelan . Eun Ki membalikkan tubuh nya dan menghela nafas berat menormalkan gemuruh didada lalu berjalan keluar meninggalkan Hyun Ae .

Eun Ki menutup pintu dengan pelan , ia terdiam sejenak lalu menyenderkan tubuh nya dipintu . Dada nya kembali terasa sesak , ia ingin sekali menangis . Eun Ki memegang dada nya kuat – kuat hingga dress yang ia pakai sedikit lusuh dibagian dada . Ia menghirup udara lalu menghembuskannya dengan pelan berulang kali .

Setelah merasa tenang , Eun Ki mulai melangkahkan kaki nya pergi . Ia menuruni anak tangga dengan lemah seraya menundukkan kepala , tubuh nya masih terasa lemas . Setelah beberapa anak tangga , langkah nya terhenti saat seorang pria muda berdiri dihadapnya . Eun Ki mendongakkan kepala , ia tercengang . Saat mata nya beradu dengan mata milik pria itu , tubuh nya terasa kaku .

Ia ingin sekali berlari menghampiri dan memeluk erat tubuh pria itu yang sangat dirindukannya . Tapi itu hanya keinginan , ia tak mungkin melakukan itu . Tak mungkin .

Lee Donghae pria itu , ia hanya bisa diam , melihat gadis yang sangat ia rindukan selama ini . Ia ingin memeluk tubuh gadis itu dan membawa nya pergi , tapi ini juga hanya keinginan , ia juga tak bisa melakukan itu .

Eun Ki semakin tidak kuat menatap mata sendu itu lebih lama lagi , ia menghela nafas pelan lalu mulai melangkahkan kaki nya pergi .

Donghae tak bisa berbuat apa – apa saat tubuh gadis itu melewati nya tanpa berkata – kata apa pun sampai saat ia memberanikan diri membuka suara nya .

“Apa kamu puas sekarang ?!” tanya Donghae singkat dengan sedikit menoleh kearah gadis itu . Suara nya terdengar dingin , se – dingin hati nya .

Gadis itu tersenyum kecut . Menghela nafas sesaat lalu membuka suara nya ,

“ jika aku membenarkan pertanyaan mu , apa kau akan membatalkan nya ?!” jawab gadis itu datar tanpa mengalihkan pandangannya dan tanpa mendengar jawaban pria itu , ia melangkahkan kakinya pergi .

“ttssk , dasar gadis bodoh ! Jika itu bisa aku lakukan , pasti aku lakukan sekarang juga .” gumam Donghae .

*******

Eun Ki melangkahkan kakinya menuju taman dengan lemah , ia tahu tidak seharusnya bersikap seperti ini . Ini hari penting untuk sahabat dan seseorang yang ia cintai mengucapkan janji suci se hidup se mati bersama – sama . Bukankah ini pilihannya dan seharusnya ia tersenyum bahagia melihat mereka bersama .

Tapi ia juga manusia yang mempunyai perasaan . Ia juga bisa merasakan sakit dihati nya , apa itu salah ? .

Eun Ki duduk dibangku bawah pohon ek tua di taman itu . Ia mengadahkan kepala nya ke atas , langit terlihat cerah tapi tak se – cerah hati nya sekarang .

Tidak terasa butiran bening keluar dari kedua sudut mata nya dan mengalir dengan deras .

“Eun Ki ~ya ?!” sebuah suara dari seorang pria menghentikan isakkan nya . Eun Ki menyeka air mata kasar lalu menolehkan kepala melihat orang yang memanggil nya .

“Eunhyuk ~ah “ gumam Eun Ki melihat pria itu yang ternyata Eunhyuk . Eunhyuk tersenyum kecut seraya berjalan mendekat kearah Eun Ki .

“apa yang kau lakukan disini Eun Ki ~ya ?!” tanya Eunhyuk setelah sampai seraya duduk disebelah Eun Ki . Eun Ki tersenyum tipis lalu mengalihkan pandangannya .

“tidak ada yang aku lakukan . Aku hanya ingin duduk disini saja . Ada apa Eunhyuk ~ah ?” Eunhyuk tersenyum kecut tak menjawab pertanyaan Eun Ki .

Kini Eun Ki dan Eunhyuk saling diam , sibuk dengan pikiran masing – masing . Mereka dua manusia yang tersakiti dikeadaan ini . Dua manusia yang harus melapangkan dada nya untuk melepaskan orang yang mereka cintai bersanding mengucapkan sebuah janji suci .

Sebuah kenyataan yang sangat pahit harus mereka terima beberapa hari lalu .

“kenapa sesakit ini ?!” ucap Eunhyuk lirih . Eun Ki tersenyum tipis seraya menolehkan kepalanya menghadap Eunhyuk .

“apa kau menyesal Eunhyuk ~ah ?” tanya Eun Ki .

“kalau aku menyesal , apa mereka akan membatalkan pernikahan ini ?” Eunhyuk tersenyum kecut .

“apa kau juga menyesal Eun Ki ~ya ?”

“…………”

“kenapa ? kau tidak bisa menjawab nya ?!” Eun Ki menundukkan kepala , “sudahlah , ayo kita masuk , acara akan segera dimulai . Kita lihat siapa yang akan bahagia setelah ini .” ucap Eunhyuk dingin seraya menarik tangan Eun Ki .

*******

Suara alunan musik khas pernikahan bergema di ruangan megah ini . Semua mata para tamu undangan menatap bahagia seorang gadis dengan balutan gaun indah berjalan didampingi seorang pria paruh baya yang diyakini ayah gadis itu menuju kearah seorang pria muda dengan balutan tuxedo putih memperjelas ketampanan nya dengan senyum terpaksa nya tapi nyaris tak terlihat terpaksa .

Eun Ki duduk dibangku belakang dengan terus tersenyum tipis , tangan nya tak henti memaikan tas kecil dipangkuannya seakan menghilangkan sesak didadanya .

Pikirannya terus terbayang – bayang kenangan indah bersama pria yang berdiri didepan sana . Seharusnya ia yang berada di posisi itu , bahkan seharusnya ia yang memakai gaun indah hasil rancangan nya itu dan berjalan tersenyum bahagia sekarang .

Tepat hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Eun Ki dan Donghae . Hari ini adalah hari pernikahannya dan Donghae , tapi dengan suatu alasan yang berat , posisinya sebagai pengantin wanita harus tergantikan oleh wanita lain .

Gadis itu menghela nafas berat nya lagi . Semua rencana indah yang ia susun dengan baik kini tinggal rencana kosong saja , entah akan menjadi kenyataan atau tidak . Senyum kecut kembali tercipta di wajah manis itu .

“Baiklah acara kita mulai sekarang .” ucap pemandu acara membuat Eun Ki tersadar dari lamunannya .

Didepan sana , Donghae tak hentinya menghela nafas dan sesekali melirik ke arah wanita di samping nya yang juga tak henti nya menghela nafas . Pria itu memejamkan mata sesaat , menormalkan gemuruh di dada nya . Jika ia bisa lari dari sini , ia akan melakukan itu .

“Silahkan di mulai .” ucap pemandu acara mempersilahkan sang pendeta untuk memulai acara .

Eun Ki menundukkan kepala nya semakin dalam . Mata sipit gadis itu kini mulai memanas dan membuat bendungan air di sana . Tangan nya pun mulai bergetar menahan tangisan yang ingin sekali keluar .

Eunhyuk duduk disamping Eun Ki tak kalah gelisah nya . Tapi ia berhasil menyembunyikan perasaan nya itu , berbeda dengan gadis yang duduk disamping nya kini .

Bait – bait menyiksa hati kini mulai terdengar dari depan sana . Setelah menanyakan kepada sang laki – laki kini giliran sang wanita . Ucapan itu berulang kali terucap dari mulut sang pendeta membuat semua mata orang yang berada diruangan ini tertuju pada gadis didepan sana yang tak kunjung menjawab . Gadis itu menutup mulut nya rapat – rapat .

Donghae merasakan ke anehan di diri Hyun Ae , gadis yang berdiri disamping nya sekarang . Gadis itu menutup mulut rapat – rapat . Pria itu lantas menoleh kearah Hyun Ae seraya menyentuh bahu gadis itu pelan kemudian mengangguk .

Hyun Ae tidak tahu harus melakukan apa sekarang . Menjawab pertanyaan sang pendeta atau melaksanakan rencana nya . Ia hanya diam dan menutup mulut saat pertanyaan itu berulang kali terdengar di telinga nya sampai saat sebuah tangan menyentuh bahunya dengan pelan .

Gadis itu menoleh kearah Donghae yang menyentuh bahu nya kemudian mengangguk pelan .

*******

Eunhyuk menatap gadis dihadapannya menyelidik . Gadis dihadapannya ini telah berbuat keputusan yang berat sekaligus membuat nya lega setelah beberapa jam lalu hati nya hampir saja hancur .

Pria ini terus menatap Hyun Ae , gadis yang sudah memilih nya dan meninggalkan acara bodoh itu .

“Kenapa kau terus menatap ku seperti itu , Hyuk oppa ?” lirih gadis itu seraya memainkan kedua tangan nya gugup . Eunhyuk tersenyum tipis mendengar nya kemudian menggerakkan tangan , merengkuh tubuh Hyun Ae ke dalam pelukkannya .

“Nappeun yeoja !” gumam Eunhyuk . Bagaimana bisa gadis ini sukses membuat nya merasakan rasa sakit dan bahagia sekaligus dalam waktu yang sama sedangkan hati nya hampir saja hancur dibuat nya .

Gadis dipelukkan nya hanya tersenyum  seraya mempererat pelukannya . Ia telah memilih keputusan yang sangat tepat saat ini .

“Gomawo Hyunnie~ya .” lirih Eunhyuk tepat ditelinga Hyun Ae . Gadis itu mengerutkan dahi nya kemudian perlahan melepas pelukkannya .

“Kenapa oppa berbicara seperti itu ?”

Pria itu tersenyum menampakkan gummy smille nya seraya menangkup wajah gadis dihadapannya , ”Gomawo , karena sudah memilih ku dan meninggalkan acara bodoh itu .” sahut Eunhyuk kemudian mengecup pipi Hyun Ae sekilas . Gadis itu tersenyum kecil .

“Saranghae , Hyunnie~ya .”

“Nado saranghae , oppa .”

Mereka kembali berpelukkan erat . Eunhyuk tak menyangka akan berakhir seperti ini . Berakhir melegakan sekaligus membahagiakan . Sungguh diluar dugaan nya .

“Tunggu Hyunnie~ya !”

“Ada apa , oppa ?” sahut Hyun Ae .

“Bagaimana dengan orang tua mu , Donghae dan juga orang tua nya ? Apa mereka mengetahui rencana mu ini , hhmmm ?” tanya Eunhyuk penasaran . Hyun Ae menghela nafas kemudian tersenyum tipis .

“Kau tenang saja , oppa ! Ini semua bukan rencana ku saja , Donghae juga ada dibalik ini semua . Ya , walaupun Donghae sempat ragu , tapi aku berusaha meyakinkannya dan ini hasil nya .” gadis itu menghela nafas sebelum melanjutkan cerita nya , “ Mengenai orang tua dan orang tua Donghae … . Mereka belum mengetahui nya , oppa .” jelas Hyun Ae . Eunhyuk membelalakkan mata mendengar ucapan hyun Ae .

“MWO ??”

“Tapi secepat nya aku akan memberitahu mereka . Kau tenang saja , oppa .”

PLEETAKK

Sentilan keras mendarat didahi Hyun Ae membuat gadis itu mengrengut sakit seraya memeganggi dahi nya .

“YAK ! OPPA ! SAKIT !”

“Kau bilang apa tadi , huh ? Tenang ? Bagaimana aku bisa tenang , huh !”

“aish , jinjja !” Eunhyuk tak habis pikir apa yang sedang gadis ini lakukan . Ya , memang ia senang Hyun Ae lebih memilih nya , tapi apa gadis ini tak memikirkan orang tua nya juga dan akibat pilihan nya ini .

Pria ini hanya takut jika orang tua Hyun Ae kecewa atau lebih parah nya hal yang tidak di inginkan terjadi .

“Aku tahu , aku salah . Tapi ini aku lakukan untuk kebaikan kita , oppa ! Aku tidak mau menyakiti mu , Eun Ki dan juga Donghae . Itu saja .” tutur Hyun Ae lirih seraya menundukkan kepalanya . Ia merasa bersalah dan tanpa gadis itu sadari air mata nya keluar dari sudut mata . Eunhyuk menghela nafas kemudian membawa tubuh Hyun Ae ke dalam pelukkannya , memelukknya erat .

“Nde , arraseo chagiya . Mianhae .” tenang Eunhyuk seraya mengelus rambut Hyun Ae pelan .

*******

—— TBC ——

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: